Generated Image

Tujuh kunci kebahagiaan Menurut Ibnu Abbas:1)Hati yang selalu bersyukur 2)Anak yang sholeh/ah 3)Pasangan yang solehah 4)Usia yang berkah 5)........

Monday, September 04, 2006

Hi My Best Friend

Selamat untuk semua yang telah kau capai

Sekarang kau tentunya bertambah usia dan kematangan

Kurasa tulang-tulang kecilmu itu tlah sanggup menopangmu

Tuk melangkah dalam berbagai area kehidupan,

Dan sel-sel tubuh tlah berkembang penuh bahkan mentokk

Sehingga tlah mantap membantumu mencapai apa yang kau cita-citakan

Tepat kau gantung di stereoform-mu

Pertanyaannya kemana kau akan menuju?

Semoga kau tlah menemukan tempat yang stabil tuk berpijak

Smoga kau temukan jalan hidup yang bisa membawa kebahagiaan abadi

Tapi mampu merangkai makna seluruh hidupmu yang berwarna

Smoga jg kau cepat temukan teman seperjuangan tuk menata itu semua

Atau sahabat sebagai pengganti kekosongan yang menghampakan

Kulihat matamu makin bersinar,

Pertanda bahwa kau mampu melihat jernih isi dunia

Kulihat selalu senyum simpul mengembang walau penat menyita sluruh tenaga

Menatap ke depan dengan pandangan optimis

Menyapa semua orang dengan prasangka baik

Bahkan apapun yang merintangimu tak dapat menghadang langkah pastimu

Karena selalu ada yang bersamamu dan memikirkanmu

Bahkan melebihi yang kau pikirkan terhadap Dia

Ya Dialah Allah yang tahu segala isi hatimu

Segala gengsi dan sombong kau luruhkan dihadapanNya

Setiap kali kau merintih dan meradang kelelahan

Dialah yang lebih dulu kau temui dengan shalat-shalat malammu

Suatu saat kau jatuh dan semua orang menjauh

Maka Dia menyejukkanmu dengan rayuan Ayat-ayat Qur’anNya

Ketika jiwamu haus kerontang Dia membasuhmu dengan tausiah RasulNya

Waktu kau dipersimpangan maka Dia membimbing dengan nuranimu

Tak ada lagi lebih Ok selai dari Dia yang sedikitpun dan sekedippun tak rela meninggalkan kita dalam ingatanNya jika kita tak meninggalkannya

Sahabatku apalah arti usia jika tanpa perubahan

Bukankah nilai hidup atau matinya seseorang diluhat dari detik-detiknya

Apakah hari ini saya sudah berubah?

Sahabatku kado terinndah apalagi yang lebih indah selain dari ucapan peringatan

Kurangilah kebiasaan tidur malam dan minum kopimu karena itu tak baik untu kesehatan

Perbaikilah manajemen waktumu karena tiap waktu punya haknya tersendiri

Apalagi kesukaan chattingmu dengan teman-teman lama jangan sampai melalaikanmu sebagai ibunya anak-anak asramamu

Sahabatku tahukah kau diamku adalah teguranku dan tahanku untuk tidak menyakitimu

Atau sekedar bingungku jenuhku, jadi becoming more sensitif terhadap siapa saja ya

Fitrahnya wanita itukan punya perasaan yang sensitif

Ada saat-saat dimana aku hanya ingin diam diam dan diam, ada saat dimana aku ingin merasa merasa dan merasa, ada saat dimana aku ingin perhatian perhatian dan perhatian

Sahabatku I Love U

Best present 4 my bestfriend satu kandang.(Ini jadi kado terbaikku, 9 hari lagi di miladmu jadi aku simpan di Bloggerku dulu)

Slam tau diri

Sunday, September 03, 2006

KEMISKINAN
Salah satu penyakit nomor satu DUNIA dan salah satu tanda adanya KETIDAKADILAN pemimpin di muka bumi. Tentunya masih ingat bagaimana sejarah Islam di masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang waktu pemerintahannya sangat singkat 2,5 tahun namun sudah mampu menghilangkan penyakit kemiskinan dan penyakit dalam arti sesungguhnya, sehingga membuat dokter-dokter saat itu mengganggur karena langkanya orang yang sakit, juga merepotkan para petugas baitul Maal menyalurkan infaq-shodaqoh para dermawan karena sudah tidak ada lagi yang fakir miskin.
Subhanallah......! Keadilan seorang calon pemimpin tidak hanya dapat dilihat dari kampanye, pidato sambutan atau janji-janji politiknya saja, tapi pemimpin yang satu ini pidatonya sambutannya saja sudah menggetarkan hati dan bumi ini, simaklah pidato pelantikannnya, ia menyatakan, "Manusia tidak akan bersengketa mengenai Allah SWT Zat yang disembahnya, tentang Kitab-Nya dan Rasul-Nya. Tapi mereka akan bersengketa tentang harta, emas, perak, dinar dan dirham. Demi Allah, aku tidak akan memberi seseorang dengan cara yang batil dan tidak pula akan menghalangi seseorang akan hak yang harus diterimanya. Aku hanya akan meletakkan sesuatu pada tempatnya sebagaimana diperintahkan agamaku. Yaitu adil."
"Sebelum aku, telah muncul para pemimpin lain. Mereka memiliki aturan macam-macam yang kalian anggap adil atau anggap zalim. Maka bagiku sekarang hanya ada satu pilihan, taatlah kepada pemerintahanku selama aku menegakkan keadilan dan kejujuran. Camkanlah, tidak ada ketaatan kepada makhluk yang bermaksiat kepada Al-Khalik. Taatlah kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika aku durhaka kepada Allah, dan melawan hukum-hukumnya, tak ada keharusan bagi kalian untuk taat kepadaku."

Nah kekuatan inilah yang mampu merubah suatu negara bahkan dunia untuk mengenyahkan yang namanya kemiskinan dari bumi ini. Walaupun katanya Allah selalu menciptakan idiom itu dg berpasangan, ada kaya-miskin, senang-susah, dll. Dalam hal ini Allah sudah menjamin dalam Kitab-Nya, Alqur'anul Karim, bahwa hidup suatu kaum dapat berubah jika kaum itu sendiri yang merubahnya. Artinya kemiskinan juga dapat dirubah baik melalui pemimpin(vertikal) maupun dari bawah yaitu masyarakatnya sendiri yang harus memperbaiki hidupnya.
Kisah di atas bukan cuma isapan jempol belaka tapi emang bener-bener pernah terjadi!!
Akhirnya dengan berat hati sayapun harus membandingkan hal ideal yang pernah terjadi tadi dengan negara tercintaku.
Saya angkat masalah ini berangkat dari keprihatinan dan kekecewaan saya terhadap pidato pemimpin kita ketika menyampaikan laporan tentang penurunan jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan karena ternyata dia mengunakan data BPS yang salah. , padahal sebaliknya, menurut BPS Per Maret 2006, penduduk miskin naik menjadi 39,05 juta orang dari 35,10 juta orang pada Februari 2005. Persentase penduduk miskin menjadi 17,75 persen. inipun diduga beberapa pengamat ekonomi angkanya direndah-rendahkan. Indikasi menurut INDEF adalah karena jumlah penerima beras RASKIN jumlahnya mencapai 48 juta jiwa. Ck...CK....
Hiks hiks menyedihkan sekali ya....Bener-bener kebalikan sekali dari pemerintahannya Umar bin Abdul Aziz. Negara ini kondisinya memprihatinkan sekali dimana Wabah penyakit sedang menjalar mulai dari flu burung yang endemik penyebarannya cepat dan belum ada obatnya serta mulai ramenya penyakit mematikan HIV AIDS. Masalah korupsi mulai dari tingkat keluarga di rumah ampe kelas kakap di kantor, sekolah, lembaga hukum, lembaga pemerintah swasta bahkan instansi agama. Masalah bencana mulai dari bunuh diri karena ditolak cinta sampai gempa, tsunami, tanah longsor, kebakaran hutan, penebangan liar, kekeringan dan lumpur panas Lapindo Brantas. Pelakunya juga bervariasi mulai dari anak Tk ampe Kakek-Nenek jompo.
Saudara-saudaraku, baik yang di bawah garis kemiskinan maupun yang belum( he he he bs aja bangkrut nasional gt..!) Penduduk miskin (ditambah bodoh lagi..)yang segitu bejibunnya tentunya menjadi beban dan PR bagi pemerintahan dan pemimpin kita tentunya.
Saudara-saudara sebangsa setanah air(ceilee...) anda ingin tahu apakah anda termasuk miskin?Berapa penghasilan anda sebulan?Jika mencapai Rp 152.847/kapita/bulan maka selamat anda mendapat predikat tersebut!(ini gaji pertama saya waktu mengajar di sebuah sekolah swasta saat masih ngerjain skripsi). Ga kebayang bs makan apa enggak karena saat ini 300.000/bulan aja untuk suatu keluarga dah ga akan mencukupi untuk beli 1 liter beras/hari, minyak tanah 1 liter, bumbu dan ;lauk pauk/hari kira-kira(kata nyokap yg jualan) Rp.6.000anlah ini belum ditambah cabe keriting dan lalapan. Ntu baru sekali makan, nah kita orang Indonesia kan makan normalnya tiga kali sehari nah tinggal dikaliin aja tuh!Ama X 31 hari=Rp186.000 just for Eat tok!Belom sekolahnya, kalo sakit gmn?Beli kebutuhan sandang kayak pakean, sandal, sepatu, dll apalagi!Pusiiing pusiiing!
Yah itu emang tujuan saya pagi ini untuk membuat anda sekalian ikut pusing, untuk Bersyukur terhadap kondisi apapun kita sekarang karena mungkin ada 39 atau 48 juta saudara-saudara kita saat ini kelaparan. Kata Rasulullah SAW kefakiran(kemiskinan) mendekatkan diri pada kekufuran, yah mungkin inget juga tahun 1980an banyak gerakan indomiesasi yang merupakan kedok kristenisasi yang sampai saat ini tentunya akan lebih gencar, makanya bagi generasi muda Islam kayaknya kita harus lebih gencar Da'wahnya mengingat dari jumlah penduduk miskin tersebut pastinya sebagian besarnya adalah muslim, nah gmn kita menjaganya?
Tentunya itu bermula dari lingkungan kecil kita masing-masing, mulailah melongok tetangga anda adakah yang punya indikasi di atas, klao ada bahkan banyak nyok kita jaga dengan program-program kebaikan yang kita buat agar nasib, kebodohan dan keimanan mereka berubah menjadi baik, agar kita nantinya gugur dari tanggung jawab di hari akhir!
Sudah kemanasajakah kita?
Ditulis di tengah lingkungan yang dikelilingi oleh masyarakat fakir yang ingin meraih hidayah dan ikhtiar tinggi.( Aq rindu pemimpin seperti Umar bin Abdul Aziz!)

Friday, September 01, 2006

Kuiper Belt Object
Apakah pluto benar-benar sebuah planet? Ini bukanlah pertanyaan yang mengada-ada. Memang sejak berpuluh-puluh tahun, baik para astronom maupun masyarakat awam beranggapan bahwa Pluto adalah planet ke-9 dalam tata surya kita. Namun demikian, sejak tahun 1992 pandangan tersebut perlahan-lahan mulai berubah ketika para astronom menyadari bahwa selepas orbit Neptunus terdapat sebuah daerah orbit dimana didapati sekitar 70.000 objek kecil, beku berbalut es yang bergerak lambat mengorbit matahari.
Sekumpulan objek yang mengorbit pada daerah yang kemudian dinamai sebagai Sabuk Kuiper Belt itu kemudian diberi sebutan sebagai Kuiper Belt Object (juga dikenal sebagai Trans Neptunian Object), mengambil nama seorang astronom Belanda-Amerika, Gerard P Kuiper yang pada tahun 1951 mempelopori gagasan bahwa tata surya kita memiliki anggota yang letaknya sangat jauh.
Akan halnya Pluto, objek yang belakangan diketahui memiliki satelit alam yang dinamai Charon ini kemudian menjadi ajang perdebatan diantara para astronom. Diantara semua planet anggota tata surya, Pluto memang memilki beberapa ciri yang ganjil. Selain ukurannya yang tergolong "mini" dibandingkan planet-planet lainnya, garis edarnya yang sangat lonjong juga eksentrik, dimana dalam periode tertentu garis edar Pluto memotong orbit Neptunus menjadikan Neptunus sebagai planet terluar dari tata surya. Pluto juga diketahui memiliki massa yang sangat kecil, kurang lebih hanya 1/400 massa planet Bumi. Tidak heran, beberapa astronom lebih suka menggolongkan objek yang ditemukan oleh Clyde Tombaugh pada tahun 1930 berdasarkan posisi yang diperhitungkan oleh Percival Lowell ini sebagai Objek Kuiper Belt yang terbesar diantara objek-objek sejenisnya. Walaupun masih menyisakan ketidak puasan, "krisis identitas" ini akhirnya mereda ketika pada bulan Februari 1999, The International Astronomical Union (IAU) menetapkan bahwa Pluto tetap digolongkan sebagai sebuah planet.
Kembali kepada Objek Kuiper Belt, objek ini ternyata menyimpan banyak hal yang menarik perhatian para astronom untuk menelitinya. Pada Desember 2000, saat meneliti objek dengan nomor katalog 1998 WW31, astronom Christian Veillet dan dua koleganya menemukan bahwa objek yang ditemukan dua tahun sebelumnya ini memiliki pasangan yang saling mengedari (binary object). Hasil pengamatan menggunakan teleskop Canada-France-Hawaii yang berdiameter 3,6 meter di Hawaii ini telah dipublikasikan akhir April 2001 dalam IAU Circular 7610.
Sementara itu, sebuah objek Kuiper Belt yang dinamai Varuna yang ditemukan pada November 2000 kini diketahui memiliki ukuran yang cukup besar. Dibandingkan dengan diameter Pluto (2.200 km) dan Charon (1.200 km), Diameter Varuna yang sekitar 900 km itu cukup memperkecil "gap" dalam hal ukuran antara Pluto dengan objek-objek Kuiper Belt yang sudah ditemukan sebelumnya yang rata-rata berdiameter hanya sekitar 600 km.
Hal-hal menarik lain berkaitan dengan Kuiper Belt Object diharapkan makin tersingkap saat fasilitas teleskop infra merah yang direncanakan akan diluncurkan oleh pesawat ulang alik pada tahun 2002 mulai beroperasi. Instrumen ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih akurat mengenai ukuran objek-objek anggota tata surya yang letaknya terbilang jauh.

Artikel ini saya ambil dari http://sainsiptek.blog.m3-access.com.
Nah, sekarang kita tinggal menunggu, planet mana lagi yang akan bergabung dengan tatasurya kita dan benda langit mana lagi yang akan menjadi bagian dari keluarga matahari. Hikmahnya dengan Ilmu Pengetahuan yang selalu berkembang qt ga perlu heran kalo suatu saat ternyata matahari bukan pusat tatasurya kita(katanya dah ada bukunya yang bahas ini, hunting dulu deh sy!). Dekat sekali dengan fenomena ini sangat sangat membuktikan dan menyatakan bahwa Hai sekalian manusia kecil sekali engkau di hadapan Sang Pencipta Tata Surya ini Allah SWT, maka ciptaan Allah manakah yang tidak seimbang?
Ada lagi satu pertanyaan yang terkait tentang ini, adakah saudara kita sesama makhluk Allah di Belahan planet dan tata surya serta galaksi yang lain, klo ga tau jawabannya maka patutkah kita menyombongkan diri. Heii..Look at urself....
Salam tau diri

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x